aqua

Nadiem Akan Terapkan Sistem Pendidikan Merdeka Belajar

Reformasi sistem pendidikan di Indonesia.

Mendikbud, Nadiem Makarim. (Foto: Medcom.id)

JABARNEWS | JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menjelaskan, bahwa untuk melakukan reformasi pendidikan, dibutuhkan waktu yang lama. Itu kenapa, Nadiem menjadikan sistem Merdeka Belajar sebagai solusi untuk reformasi sistem pendidikan di Indonesia.

"Hampir tidak ada kasus-kasus pendidikan dunia yang bisa direform dan kalau pun berhasil pun butuh waktu 10-15 tahun. Tidak akan tercapai dalam waktu 5 tahun saja," kata Nadiem saat menjadi pembicara di Indonesia Millennial Summit 2020 di Jakarta Selatan, dilansir dari laman cnbcindonesia.com, Jumat (17/1/2020).

Baca Juga:

Ini Info Soal Penggunaan Dana BOS Di Masa Pandemi Covid-19

Ratusan Sekolah Rusak, DPRD Bekasi: Optimalkan Anggaran Pendidikan



Kendati demikian, Nadiem optimistis pihaknya bisa melakukan lompatan besar lewat sistem pendidikan yang rencananya bakal dilaksanakan pada 2021, yakni melalui Merdeka Belajar.

"Lewat sistem ini, 10% sampai 20% bisa lompat dan harapannya, dari situ akan bisa mempengaruhi para agent of change. Karena reformasi pendidikan gak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah. People society harus berpartisipasi, perusahaan-perusahaan harus berpartisipasi," tuturnya.

Dalam merancang Merdeka Belajar itu, kata Nadiem pihaknya sudah melakukan riset selama kurang lebih lima bulan. Dia melakukan wawancara kepada para pakar, guru-guru, kepala sekolah, mahasiswa, dan lain sebagainya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Sistem Pendidikan Merdeka Belajar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim Mendikbud Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Keterlibatan TNI Dalam MPLS Untuk Tanamkan Nasionalisme

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi