Kemenkes: Antraks Jadi KLB di Jateng, Jabar Waspada

Dinkes Jabar instruksikan pemerintah kota dan kabupaten untuk memeriksa kesehatan hewan ternak sebelum masuk pasar.

Ilustrasi. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Kementerian Kesehatan RI sudah memperingatkan Jawa Tengah dan Jawa Timur soal potensi penyebaran bakteri antraks. Bahkan, Ditjen Pencegahan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI menyebut antraks sudah masuk Kejadian Luar Biasa di Jawa Tengah.

Belakangan ini Anthraks telah menyita perhatian masyarakat. Penyakit Anthraks adalah penyakit menular yang sifatnya akut atau perakut sehingga masyrakat harus berhati-hati dan waspada. Penyakit Anthraks biasanya terjadi pada hewan, namun yang mengerikan adalah manusia juga bisa tertular oleh Anthraks.

Baca Juga:

Hingga Februari: 2.477 Pasien DBD Di Jabar, 18 Orang Meninggal

Larang Iklan Rokok, Pemkab Bekasi Raih Pastika Awya Pariwara dari Kemenkes



Meski belum menemukan kasus baru antraks pada hewan ternak maupun manusia di Jawa Barat, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Berli Hamdani meminta masyarakat Jawa Barat mewaspadai penyakit antraks pada hewan ternak.

"Sejauh ini belum ada hewan yang terdeteksi mengidap antraks, mudah-mudahan tidak ada. Terhadap manusianya juga tidak ada, tapi kami harus tetap waspada," kata Berli Hamdani saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Minggu (19/1/2020).

Untuk mencegah penyebaran penyakit antraks, Dinkes Jabar tengah melakukan sejumlah upaya. Salah satunya adalah berkoordinasi dengan Dinas Perternakan, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan, baik tingkat provinsi maupun kota dan kabupaten untuk memeriksa kesehatan hewan ternak sebelum masuk pasar.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kementerian kesehatan Penyakit Antraks Dinas Kesehatan Jabar Hewan Ternak Disperindag Jabar Bakteri Antraks Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Dua Rumah Sakit di Cianjur Ini Turun Kelas

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi