aqua

Bupati Sukabumi: Penanaman Investasi Beralih ke Pariwisata dan Pertanian

Mengalihkan orientasi penarikan investasi yang awalnya dari sektor manufaktur.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami (Foto: Antara)

JABARNEWS | BANDUNG - Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengungkap dalam lima tahun terakhir pihaknya mulai mengalihkan penanaman modal dari investor yang awalnya banyak dari sektor Isnu sekarang sudah beralih ke pariwisata dan pertanian.

"Kebijakan pengalihan investasi tersebut didorong beberapa faktor seperti Kabupaten Sukabumi mempunyai potensi pariwisata dan pertanian yang mumpuni, tetapi masih belum termanfaatkan maksimal," ujar Marwan, Rabu (22/01/2020)

Baca Juga:

PSBB Diperpanjang, Bupati Sukabumi: Harus Lebih Kuat Dalam Penyekatan

Bupati Sukabumi Turun Langsung Bubarkan Kerumunan Massa



Kemudian, mengurangi pencermaran lingkungan, karena industri manufaktur tersebut biasanya perusahaan mengeluarkan limbah yang bisa merusak lingkungan. Kemudian topogragfi dan demografi wilayah kabupaten terluas di Pulau Jawa dan Bali ini yang rawan terjadi bencana gempa bumi dan tanahnya labil, sehingga jika dibangun gedung atau perusahaan dinilai kurang tepat.

Terakhir, pihaknya memilih orientasi invetasi di kedua sektor ini karena langsung bersentuhan dengan masyarakat. Di mana dalam pengembangan dunia pariwisata dan pertanian pihaknya menggunakan program berbasis masyarakata, sehingga warga yang langsung mengelolanya.

Untuk menunjang investasi tersebut pihaknya juga akan mempermudah pengurusan izin untuk investor yang ingin menanamkan modalnya asalkan persyaratan dilengkapi, melibatkan warga sekitar dan tidak merusak lingkungan.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Bupati Sukabumi Investasi Pariwisata Potensi Wisata Sulabumi Destinasi Sukabumi Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Pemkab Sukabumi Terima Bantuan Bencana dari Kemensos RI

Pemkab Sukabumi Genjot Dua Program Prioritas Utama

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi