bjb
itcbet

Ampuh Cianjur Soroti Dugaan Rentan Kecurangan Pilkades Neglasari

Presiden Ampuh Kabupaten Cianjur, Yana Nurzaman. (Foto: Mul/Jabarnews)

JABARNEWS | CIANJUR - Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menilai proses tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Cianjur diduga banyak tertutup dan cenderung diwarnai keberpihakan terhadap bakal calon tertentu.

Presiden Ampuh Kabupaten Cianjur, Yana Nurzaman menyampaikan, sehingga potensi terjadinya pelanggaran terhadap berbagai aturan sangat besar dan memicu peningkatan suhu politik menjelang pemilihan kepala desa (Pilkades) Jumat (24/01/2020).

Baca Juga:

Biaya Pilkades Serentak 89 Desa di Purwakarta Capai Rp. 7,9 Miliar

Kadis PMD Serdang Bedagai: TPS Pilkades Harus Rampung Sebelum Hari H



Yang terbaru posko pengaduan terpadu telah menerima pengaduan dari seorang bakal calon Kades Neglasari, Kecamatan Kadupandak, Cianjur Selatan berinisial WN.

"Dirinya merasa dirugikan oleh sikap dan keputusan Panpilkades Neglasari, Kecamatan Kadupandak," katanya.
Halaman selanjutnya
Tags : Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Ampuh Cianjur Pilkades Serentak Polemik Pilkades Cianjur Rapat Pleno Penetapan Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Mantan Pemain Persib Ini Maju Dalam Pilkades Serentak

Bogor Mulai Garap Persiapan untuk Pilkades Serentak

Bupati Purwakarta Lantik Kades Hasil PAW

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi