Banjir Kahatex Rancaekek, Hambat Pelaku Usaha Wisata Garut

Sejumlah wisatawan yang tiba di Garut mengeluhkan lamanya perjalanan ke Garut karena terjebak macet.

Salah satu wisata di Garut. (Foto: Antara)

JABARNEWS | GARUT - Banjir yang menggenangi badan jalan nasional di kawasan Kahatex, Kabupaten Sumedang dan Bandung, dikeluhkan sejumlah pelaku usaha wisata di Kabupaten Garut, Jawa Barat, karena menurunkan minat wisatawan berkunjung ke Garut.

Deni Rinjani, Humas Cipanas Indah sebagai salah satu objek wisata di kawasan Cipanas Garut, menuturkan bencana banjir yang merendam jalan utama Bandung-Garut di kawasan industri Kahatex sudah sering terjadi ketika turun hujan deras.

Baca Juga:

Jokowi Pantau Proyek Penanganan Banjir Bandung Selatan

Banjir Terjang Lima Kecamatan di Kabupaten Bandung



"Bagi para pelaku usaha wisata di Garut dengan adanya banjir Kahatex atau Rancaekek sangat merugikan," kata Humas Cipanas Indah salah satu objek wisata di kawasan Cipanas Garut, Deni Rinjani di Garut, Sabtu (25/01/2020).

Banjir di jalan nasional itu, kata Deni, selalu dikeluhkan wisatawan yang hendak berwisata ke Garut, bahkan ada yang sampai menanyakan terlebih dahulu kondisi di daerah Kahatex sebelum menuju Garut.

"Persoalan banjir Kahatex sebetulnya adalah klasik, sudah sejak lama, kadangkala para wisatawan juga kalau ke Garut selalu menanyakan Rancaekek banjir enggak," kata Deni.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Banjir bandung Banjir Rancaekek Banjir Kahatex Jalur Bypass Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Ratusan Orang Mengungsi Akibat Banjir yang Melanda Bandung

Wagub Uu Imbau Warga Jabar Siaga Bencana

Emil: Terowongan Nanjung Efektif Atasi Banjir Bandung Raya

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi