bjb
itcbet

Begini Penjelasan Tjahjo Kumolo Soal Penghapusan Honorer ASN

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Nasib honorer atau pegawai Non Aparat Sipil Negara (ASN) di ujung tanduk, setelah Komisi II DPR bersama Kementerian PAN-RB dan BKN menyepakati penghapusan status pegawai honorer di instansi pemerintah. Bagi para tenaga honorer di Indonesia, kesepakatan tersebut akan menghilangkan harapan untuk diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo, memberi jawaban soal isu penghapusan tenaga honorer Aparatur Sipil Negara (ASN). Pertama, pemerintah pusat tidak mengurusi perekrutan tenaga honorer di daerah selain ASN.

Baca Juga:

Peringati HAB ke-74 Kemenag Indramayu Gelar Jalan Santai Kerukunan

Lantik Pejabat Tinggi di Jabar, Emil: Tekankan Pentingnya Integritas



"(Pemerintah) Pusat bukan mengurusi tenaga honorer daerah. Kewenangan (tenaga honorer non-ASN) pada Kepala Daerah sesuai kemampuan keuangan daerah," kata dia, Minggu (26/1/2020).

Mantan menteri dalam negeri pada Kabinet Kerja yang lalu itu mengerti kebutuhan pemerintah daerah setempat berbeda-beda terkait tenaga (honorer) di luar ASN. Ia memberi contoh untuk urusan kebersihan kota atau tenaga untuk keperluan daerah.
Halaman selanjutnya
Tags : Penghapusan Honorer Aparatur Sipil Negara Komisi II DPR RI Kemen PAN-RB BKN Tjahjo Kumolo Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Miris.. Perkara Tidur Siang Oknum PNS Ini Saling Baku Hantam

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi