aqua

Bea Cukai Bandung Sebut Nilai Investasi dan Ekspor Naik

Terlihat pada peningkatan jumlah tenaga kerja, nilai investasi sehingga nilai ekspor mengalami perkembangan yang cukup pesat.

Agenda Media Gathering Bea Cukai Bandung di Paberik Badjoe, Bandung, Rabu (29/1/2020). (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Bandung, Dwiyono Widodo mengatakan penerimaan fasilitas Tempat Penimbunan Berikat (TPB) dibawah pelayanan dan pengawasan Bea Cukai Bandung pada tahun 2019 mengalami kenaikan yang signifikan.

Capaian tersebut terlihat pada peningkatan jumlah tenaga kerja, nilai investasi sehingga nilai ekspor mengalami perkembangan yang cukup pesat.



"Tenaga Kerja pada tahun 2018 itu 100ribu, untuk tahun 2019 mencapai 105 ribu sehingga peningkatannya capai 5%, untuk Nilai investasi pada 2018 itu Rp 7,3 Triliun, untuk tahun 2019 mencapai Rp 9,02 Triliun sehingga peningkatannya capai 23,5%, dan untuk Nilai Ekspor 2018 Rp 2,5 triliun, untuk tahun 2019 Rp 5 triliun, sehingga peningkatannya 100%," kata Dwiyono, kepada wartawan di Bandung, Rabu (29/1/2020).

Menurutnya, pada tahun 2019 TPB tetap menjadi dominan utama pelayanan Bea Cukai Bandung. Pasalnya, di bawah pengawasa Bea Cukai Bandung terdapat 56 pengusaha yang terdaftar sebagai Kawasan Berikat (KB), 2 gudang Berikat, dan 4 Pusat Logistik Pusat.

Dwiyono mengungkapkan, berkaitan dengan KB pada Septembee 2019 lalu, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomber 131/PMK.04/2018 tentang Kawasan Berikat menetapkan 4 pengusaha yang yang terdaftar sebagai Kawasan Berikat Mandiri (KBM).
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Vea Cukai Ekspor Bandung Investasi Bandung Paberik Badjoe Kota Bandung Jabarnews Berita jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi