Babak Baru Meikarta: Aher dan Deddy Mizwar Dihadirkan Jaksa KPK

Kedua saksi tersebut dhadirkan untuk mencari tahu soal BKPD terkait perizinan Meikarta

Mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kanan) dan Deddy Mizwar (kiri). (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (3/2/2020) menghadirkan mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan atau Aher dan wakilnya, Deddy Mizwar, dalam lanjutan penyidikan sidang suap perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi untuk terdakwa mantan Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa.

Jaksa KPK, Ferdian Nugroho, mengatakan, kasus suap perizinan Meikarta bergulir pada saat Heryawan dan Mizwar memimpin Jawa Barat. Selain mereka, Jaksa KPK juga menghadirkan tervonis enam tahun penjara kasus suap Meikarta gelombang pertama, Neneng Yasin.

Baca Juga:

Kadis Damkar Kabupaten Bekasi Akui Terima Rp 1 M Meikarta

Pembangunan Waduk Kuningan Sudah 88.35 Persen



"Kita akan menanyakan, pada saat mereka menjabat, sejauh mana pengetahuan mereka tentang BKPRD, sejauh mana (mereka tahu) tentang proses perizinan Meikarta. Tetapi lebih fokus ke masalah BKPRD," kata Nugroho, di Pengadilan Negeri Bandung, Senin (3/2/2020).

Kedua saksi itu dihadirkan untuk mencari tahu sejauh mana pengetahuan mereka tentang Badan Koordinasi Penataan Ruang Daerah (BKPRD) terkait perizinan pembangunan mega proyek super blok Meikarta, di Kabupaten Bekasi.

Para saksi untuk Karniwa itu nampak sudah hadir di ruang persidangan sebelum sidang dimulai. Ahmad Heryawan dan Neneng Hassanah sudah ada di ruang sidang sekira pukul 13.00 WIB.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Kasus Meikarta Sekda Jabar Iwa Karniwa Pengadilan Tipikor Bandung Aher Deddy Mizwar BKPRD Komisi Pemberantasan Korupsi KPK Karikatur Mang Jabar Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Audiensi Dengan Salim Group, Sekda Jabar Bahas Investasi Kelapa

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi