Kasus Suap di Lapas Sukamiskin, KPK Panggil Kadiv PAS Jabar

KPK pada 16 Oktober 2019 telah menetapkan lima orang tersangka dalam pengembangan kasus tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan hadiah

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Kasus suap terkait pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung menemui babak baru. Pasalnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), memanggil Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat Abdul Aris dalam penyidikan.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, Abdul diagendakan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Tubagus Chaeri Wardana (TCW) alias Wawan, swasta atau warga binaan.

Baca Juga:

Buron Tiga Tahun, Tersangka Korupsi Rp 4,4 Miliar Ditangkap Di Limo Depok

KPK: Segera Pecat PNS Koruptor



"Penyidik hari ini diagendakan memeriksa Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat Abdul Aris sebagai saksi untuk tersangka TCW terkait tindak pidana korupsi suap pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Klas I Sukamiskin," kata Ali, Selasa (11/2/2020).

Selain Abdul, KPK juga memanggil Dian Anggraini, ibu rumah tangga sebagai saksi untuk tersangka Wawan. Dian merupakan istri mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Wahid Husein (WH) yang juga tersangka dalam kasus tersebut.

Selain penyidikan untuk tersangka Wawan, KPK hari ini juga memanggil seorang saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Glori Karsa Abadi Rahadian Azhar (RAZ), yakni Manajer Operasional PT Fajar Basthi Sejahtera di Lapas Jelekong Bandung Deni Sanjaya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Lapas Sukamiskin KPK Fasilitas Mewah Sukamiskin HAM Kemenkumham Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Lagi, Tindakan Kekerasan Kepada KPK

Ini Kronologi Penganiayaan Pegawai KPK Di Hotel Borobudur Jakarta

Ngantre!... Anggota DPR Kembali Terjerat Kasus Korupsi

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi