Ratusan Anggota LSM GMBI Geruduk Dinas Pendidikan Indramayu

Menolak segala bentuk pungutan yang dilakukan oleh satuan penyelenggara pendidikan dasar.

Ratusan masa LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kabupaten Indramayu mendatangi gelar aksi unju rasa (Foto: Dis/Jabarnews)

JABARNEWS | INDRAMAYU - Ratusan masSa yang tergabung dalam LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Dsitrik Kabupaten Indramayu mendatangi kantor Dinas Pendidikan Indramayu untuk menuntut dihilangkannya segala bentuk praktek pungutan liar di sekolah dengan dalih sumbangan.

Dalam aksi tersebut ada beberapa poin yang mereka tuntut salahsatunya, menolak segala bentuk pungutan yang dilakukan oleh satuan penyelenggara pendidikan dasar.

Baca Juga:

Mudik Lewat Tol Cipali, Ini Rekomendasi Tempat Wisata dan Kuliner Terdekat

Berencana Mudik Lewat Jalur Pantura? Yuk Kenali 'Jalur Tengkorak' di Indramayu



Ketua Distrik GMBI Kabupaten Indramayu Ono Cahyono dalam aksinya mengatakan segala bentuk pungutan atau sumbangan jelas dilarang.

“Dalam UU secara gamblang dikatakan, kalau segala bentuk pungutan jelas dilarang, dan kami datang kesini sebagai bentuk keprihatinan bahwa banyak para wali murid yang dibuat pusing dengan adanya berbagai macam pungutan,” katanya.

Kami menuntut agar pungutan liar maupun berbagai bentuk sumbangan lain yang dilakukan oleh jajaran satuan pendidikan dasar dihapus dan penghapusannya harus melalui surat keputusan resmi yang dikeluarkan oleh Bupati. Dikatakan, pihaknya menemukan dugaan pungutan berkedok sumbangan ddiberbagai sekolah di Indramayu.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Indramayu Dinas Pendidikan Indramayu LSM GMBI Aksi Massa Unjuk Rasa Jabarnews Berita Jawa barat Berita terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Tabrak Truk di Cipali, Sopir dan Penumpang Tewas

Transaksi Narkoba Rp. 1,7 Miliar Di Lapas Indramayu Diungkap Polisi

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi