Live Stream Bandung 132 TV


Kunjungan Wisman Turun, Ini yang Dilakukan Disparbud Jabar

Disparbud Jabar akan membuat event-event, festival dan lain-lain untuk menarik serta mengarahkan para wisatawan dalam berkunjung.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disperbud) Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Rabu (12/2/2020). (Foto: Rian/JabarNews)

JABARNEWS | BANDUNG - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat saat ini sedang mendata wisatawan yang datang dari China. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid19 ke Jawa Barat.

Kepala Disparbud Jabar, Dedi Taufik menjelaskan bahwa pihaknya sedang membuat rencana atau strategi untuk menarik wisatawan ditengah-tengah penyebaran virus Covid19 yang sangat mengkhawatirkan. Walaupun di Indonesia sendiri belum ada yang positif terinveksi Covid19.

Baca Juga:

Jokowi: Ada Kemungkinan Dunia Hadapi Varian Lain yang Lebih Menular

15 Ribu Seniman Terdampak Covid-19, Disparbud Jabar Siapkan Rp3 Miliar, Untuk Apa?



"Malaysia juga sudah terinfeksi, Singapura, artinya berkurang untuk wisatawan itu. Nah, bagaimana kita strategi dari disparbud Provinsi Jabar untuk meningkatkan kunjungan masih tetap ada, karena kita punya target kunjungan dalam 1 tahun," kata Dedi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Rabu (12/2/2020).

Melihat kenyataan tersebut, sudah dipastikan wisatawan mancanegara mengalami penurunan. Oleh karena itu, kata Dedi, pihaknya akan menggerakan serta menarik wisatawan lokal sehingga yang berkunjung ke Jawa Barat tetap tinggi.

Tak hanya itu, Dedi menjelaskan akan membuat event-event, festival dan lain-lain untuk menarik serta mengarahkan para wisatawan dalam berkunjung.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Virus Corona Terjangkit Virus Wabah Virus China Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Disparbud Jabar Covid19 Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi