Inilah Kata Supplier Beras Soal BPNT di Cianjur

kalau sampai gudang penuh dan tidak bisa keluar barang.

Ilustrasi. (Foto: Net)

JABARNEWS | CIANJUR - Salah satu supplier beras yang ada di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyoroti Bantuan Pangan Non tunai (BPNT) yang diduga ada indikasi kesalahan yang fatal.

H Ade (40) mengatakan kesalahan yang paling fatalnya itu barang yang disalurkan sekarang itu, bukan barang yang dari gudang.

Baca Juga:

Petani di Cianjur Terpaksa Jual Gabah Murah

Budi Waseso: Ada Praktik Penipuan Dalam Penyaluran BPNT



"Ada penunjukannya dari Bulog sebagai supplier. Nah, bukan sebagai manajer, padahal di surat Kementerin Sosial (Kemensos) itu Bulog hanya sebagai media," ujar H Ade kepada JabarNews, Jumat (14/02/2020).

Ia menjelaskan surat Kemensos tersebut maksudnya supaya menggunakan barang di gudang. Kata dia, akan menimbulkan kerugian negara, kalau sampai tidak disalurkan yang sekarang terjadi di Cianjur.

"Bulog ditunjuk sebagai supplier, padahal di situ di pedum tidak boleh ada penunjukan," ujarnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : BPNT Cianjur Beras Bulog Supplier Beras Petani Cianjur Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkii Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Seorang Petani di Cianjur Nekat Gantung Diri Akibat Perceraian

Bibit Pisang di Cianjur Pasarkan Hingga ke Berbagai Daerah

Pergerakan Tanah di Kadupandak Cianjur Ancam Petani Gagal Panen

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi