bjb
itcbet

Lima Puluh Persen Dana BOS Untuk Gaji Guru Honorer Ada Syaratnya

Dari kiri- Mendikbud Nadiem Makarim, Menkeu Sri Mulyani, dan Mendagri Tito Karnavian di sela-sela jumpa Pers Penyaluran Dana BOS di Kemenkeu (10/2/2020). (Foto: Kemendikbud)

JABARNEWS | JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengubah skema penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Perubahan itu guna mengefisienkan pemberian dana BOS, langsung ke sekolah.

Melalui kebijakan Merdeka Belajar episode ketiga, Plt Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Mendikbud, Ade Erlangga Masdiana, mengatakan 50 persen dana BOS, dapat digunakan untuk membayar guru Honorer.

Baca Juga:

Kabar Baik Buat Guru Honorer, Upahnya Naik Berasal Dari BOS

Kepala Sekolah Wajib Pajang Papan Informasi Penggunaan Dana BOS



"Intinya sebenarnya, pada Permendikbud no 8 tahun 2020, tentang penyaluran dana BOS, ada beberapa klue yang harus dilihat. Seperti pasal 9 menyebutkan bagian i, penggunaan dana BOS, bisa digunakan untuk pembayaran honor guru, tapi hanya 50 persen, dari sebelumnya 20 persen," ujarnya di Jakarta, Sabtu (15/2/2020).

Namun, Erlangga menambahkan, guru honorer yang bisa mendapatkan uang melalui dana BOS itu harus memenuhi dua syarat, di antaranya guru yang dibayarkan dengan dana BOS, tidak boleh guru yang baru di daftarkan tahun 2020.
Halaman selanjutnya
Tags : Dana BOS Bantuan Operasional Sekolah Gaji Guru Guru Honorer Kemendikbud Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Nadiem: Aturan Penyaluran Dana BOS Diperketat

Kejari Majalengka Selidiki Dugaan Korupsi Dana BOS

Kejari Majalengka Selidiki Dugaan Korupsi Dana BOS

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi