aqua

Dana Desa untuk Padat Karya, Tidak Boleh Dipihak Ketigakan

Dana desa tahap I tahun 2020 dicairkan sebesar 40 persen.

Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menegaskan dana desa digunakan untuk padat karya sehingga melibatkan masyarakat miskin, dan tidak boleh dipihak ketigakan. Itu yang utama.

Hal itu karena pemerintah tengah memberikan perhatian khusus terhadap optimalisasi transformasi ekonomi perdesaan. Ia berharap, pengelolaan segala produksi di desa dapat dikelola dari hulu hingga hilir.

Baca Juga:

Direktur PMD Pimpin Rapat Sinkronisasi KN-P3MD dan KN-PID

Direktur PMD: Jadikan Jambore sebagai Sarana Menempa SDM Pendamping Desa



"Nah kalau padat karya dan transformasi ekonomi ini bisa digenjot, maka geliat ekonomi di awal tahun ini bisa tertangani dengan baik," kata pria yang akrab disapa Gus Menteri tersebut, dilansir dari laman Kemendesa PDTT, Sabtu (15/2/2020).

Gus Menteri menjelaskan, dana desa tahap I tahun 2020 dicairkan sebesar 40 persen, berbeda dari penyaluran dana desa tahap I tahun lalu yang dicairkan sebesar 20 persen. Penyaluran dana desa tahap I ini telah dilakukan sejak bulan Januari.

"Yang cair tahap pertama sebesar 40 persen dari total anggaran dana desa," jelasnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Dana Desa Mendes PDTT Gus Menteri Abdul Halim Iskandar Padat Karya Pihak Ketiga Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Direktur PMD: Kawal Dana Desa Agar Sesuai Harapan Masyarakat

DPMdes Dorong Desa Menjadi Mandiri

Program Dana Desa Harus Dalam Pengawasan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi