Lagi, Tanah Bergerak Terjadi di Area Longsoran Tol Cipularang

Gerakan tanah bertipe longsoran ini berkembang menjadi bahan rombakan dan aliran tanah yang mengakibatkan seorang keperja mengamali terkilir

Foto udara sejumlah pekerja memperbaiki area yang alami longsor di Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (17/2/2020). (Foto: Antara)

JABARNEWS | BANDUNG – Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi ( PVMBG) telah melakukan kajian terhadap gerakan tanah di Kampung Hegarmanah, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Pasca longsor di Tol Cipularang KM 118 yang terjadi Selasa (11/02/2020) lalu.

Kali ini, gerakan tanah kembali terjadi di dekat kawasan longsor Tol Cipularang KM 118, tepatnya di Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (19/2/2020). Gerakan tanah bertipe longsoran ini berkembang menjadi bahan rombakan dan aliran tanah.

Baca Juga:

Kecelakaan Tunggal, Bus Bima Suci Masuk Jurang Di Tol Cipularang

Kecelakaan Tunggal, Bus Bima Suci Masuk Jurang Di Tol Cipularang KM 70+400



Humas PT Jasa Marga, Nandang Elan mengonfirmasi bahwa pergerakan tanah terjadi di kawasan itu. Namun, menurutnya, yang terjadi hanya pergerakan rekahan tanah kecil bekas longsoran.

"Betul, ada rekahan di bagian sisi longsoran," kata Nandang saat dihubungi.

Akibatnya, salah kaki seorang pekerja operator alat berat terkilir karena berusaha menghindari pergerakan tanah tersebut. Di lokasi tersebut memang sedang ada perbaikan setelah longsor oleh pihak Jasa Marga.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Tol Cipularang Tol Cipularang KM 118 Longsor KM 118 Jasa Marga Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Bangkai Kendaraan Laka Lantas Bikin Kumuh Pintu Tol Jatiluhur

Rrrr... Ada Bangkai Kendaraan Di Mana-mana

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi