Umroh Tertunda, Kemenag: Agen Tidak Tarik Biaya Tambahan

Hal itu sebagai konsekuensi karena pelarangan bersifat 'force majeur'.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementrian Agama RI, Prof. Nizar (Foto: Antara)

JABARNEWS | BANDUNG - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama RI, Prof. Nizar meminta agara agen perjalanan tidak menarik biaya tambahan dari jamaah yang tertunda akibat pelayanan urah dari pemerintah Arab saudi.

"Nanti diharapkan tidak boleh ada lagi penambahan biaya dari jamaah yang transit, itu sudah ada kesepakatan dengan asosiasi penyelenggara umrah," ujar Nizar, Jum'at (28/02/2020).

Baca Juga:

Di Majalengka, Ribuan Buku Nikah Dibakar

Cerita Pernikahan Irfan Penyandang Disabilitas di Purwakarta



Ia menjelaskan, jamaah tidak boleh ditarik biaya tambahan meskipun biaya selama transit di Malaysia dan Singapura ditanggung pihak agen perjalanan, ia menyebut hal itu sebagai konsekuensi karena pelarangan bersifat 'force majeur'.

Ia menganggap kerugian yang harus ditelan agen perjalanan hal biasa dalam bisnis yang secara keseluruhan dapat tertutupi dengan keuntungan dari pemberangkatan jamaah sebelum-sebelumnya.

"Kalau ada yang menarik biaya tambahan nanti diinventarisir saja, kenapa masih menarik biaya padahal sudah ada kesepakatan," tambah Prof. Nizar.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Covid19 Kemenag Agen Umroh Virus Corona jemaah Umroh Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Calon Jemaah Yang Sudah Pernah Berhaji Harus Bayar Visa Progresif

Izin Dua PPIU Dicabut Kemenag

Kepala Kemenag Purwakarta Himbau ASN Tolak Ajakan People Power

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi