Live Stream Bandung 132 TV


Studi Purwakarta Sesalkan Kredit Macet BPR Raharja Wanayasa Didominasi PNS

Sesuai amanat Perda, Bupati harus bentuk Komite Investasi Daerah.

Badan Perkreditan Rakyat (BPR) Raharja Wanayasa. (Foto: Net)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Banyaknya PNS yang menjadi nasabah kredit macet di Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Raharja Wanayasa, Purwakarta, Jawa Barat, mendapatkan tanggapan dari sejumlah pihak. Salah satu tanggapan berasal dari lembaga Studi Purwakarta.

Ketua Studi Purwakarta Hikmat Ibnu Aril mengatakan, seharusnya nasabah yang memiliki pinjaman dengan status PNS kecil kemungkinan untuk tidak membayar pinjaman. Karena pada dasarnya para PNS tersebut memiliki penghasilan yang tetap setiap bulannya.

Baca Juga:

Nekat Mudik Dini Hari, 15 Kendaraan Diputarbalikan di Pos Penyekatan Kadipaten

Cegah Penyebaran Covid-19, Kapolres Serdang Bedagai Imbau Masyarakat Tidak Mudik



"Kok bisa kredit macet di PD BPR Raharja Wanayasa didominasi dari nasabah PNS, padahal mereka kan sudah punya gaji setiap bulannya," kata pria yang akrab disapa Aril tersebut, Rabu (4/3/2020).

Sepengetahuan dirinya, ujar Aril, dalam pengajuan pinjaman, nasabah yang berstatus PNS pasti harus memenuhi berbagai persyaratan, diantaranya SK PNS dan daftar gaji. Dari sana pihak pemberi pinjaman akan menentukan berapa besar pinjaman yang akan diberikan sesuai dengan aturan yang ada.

Dengan adanya berbagai persyaratan tersebut serta melalui mekanisme yang ada seharusnya tidak akan ada kredit macet dari nasabah PNS.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : PD BPR Raharja Wanayasa Bupati Purwakarta Kredit Macet Komite Investasi Daerah Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

DPRD Jabar Kembali Ingatkan Masyarakat Jangan Mudik

Capaian Vaksinasi Covid-19 di Purwakarta Baru 27 Persen

Heboh! Ada Hantu Sosialisasikan Larangan Mudik di Tasikmalaya

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi