aqua

Studi Purwakarta Sesalkan Kredit Macet BPR Raharja Wanayasa Didominasi PNS

Sesuai amanat Perda, Bupati harus bentuk Komite Investasi Daerah.

Badan Perkreditan Rakyat (BPR) Raharja Wanayasa. (Foto: Net)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Banyaknya PNS yang menjadi nasabah kredit macet di Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Raharja Wanayasa, Purwakarta, Jawa Barat, mendapatkan tanggapan dari sejumlah pihak. Salah satu tanggapan berasal dari lembaga Studi Purwakarta.

Ketua Studi Purwakarta Hikmat Ibnu Aril mengatakan, seharusnya nasabah yang memiliki pinjaman dengan status PNS kecil kemungkinan untuk tidak membayar pinjaman. Karena pada dasarnya para PNS tersebut memiliki penghasilan yang tetap setiap bulannya.

Baca Juga:

Ada Super Hero di Purwakarta

Aksi Heroik Wakil Bupati Purwakarta Gagalkan Aksi Bunuh Diri Warganya



"Kok bisa kredit macet di PD BPR Raharja Wanayasa didominasi dari nasabah PNS, padahal mereka kan sudah punya gaji setiap bulannya," kata pria yang akrab disapa Aril tersebut, Rabu (4/3/2020).

Sepengetahuan dirinya, ujar Aril, dalam pengajuan pinjaman, nasabah yang berstatus PNS pasti harus memenuhi berbagai persyaratan, diantaranya SK PNS dan daftar gaji. Dari sana pihak pemberi pinjaman akan menentukan berapa besar pinjaman yang akan diberikan sesuai dengan aturan yang ada.

Dengan adanya berbagai persyaratan tersebut serta melalui mekanisme yang ada seharusnya tidak akan ada kredit macet dari nasabah PNS.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : PD BPR Raharja Wanayasa Bupati Purwakarta Kredit Macet Komite Investasi Daerah Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Ambu Anne Tolong Dong!

Musisi Purwakarta Minta Pemkab Lirik Industri Musik Lokal

Anne: KNPI Diharapkan Berperan Dalam Pembangunan di Purwakarta

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi