aqua

Tak Kunjung Ditemukan, Basarnas Hentikan Pencarian Korban Longsor

Berdasarkan aturan batas pencarian selama tujuh hari Basarnas menghentikan pencarian korban yang tertimbun longsor di Tasikmalaya

Petugas mencari korban yang tertimbun longsor di Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. (Foto: Humas Basarnas)

JABARNEWS | TASIKMALAYA - Sudah tujuh hari lamanya tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, sukarelawan dan masyarakat mencari seorang warga yang dilaporkan hilang karena tertimbun tanah longsor di Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Hingga pada akhirnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Jawa Barat menghentikan proses pencarian korban bernama Didi (63) yang dilaporkan tertimbun longsor di Santanamekar, Cisayong, Jumat (28/2/2020) berdasarkan aturan batas pencarian selama tujuh hari.

Baca Juga:

Bencana Pergeseran Tanah di Sukabumi Kian Parah

Antisipasi Kesulitan Air, Relawan di Cianjur Minta Pemkab Anilisis dan Mitigasi Sumber Air



"Operasi SAR dinyatakan selesai dan kami usulkan penutupan operasi SAR, selanjutnya seluruh potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jabar, Deden Ridwansah melalui siaran pers, Jumat (6/3/2020).

Hingga pencarian hari ketujuh, kata Deden, korban belum dapat ditemukan sehingga berdasarkan peraturan proses pencarian dihentikan kemudian selanjutnya hanya pemantauan.

"Hari ketujuh hasil pencarian masih nihil, operasi SAR longsor Cisayong dihentikan, dilanjut dengan pemantauan siaga," katanya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Bencana Alam Tertimbun Longsor Basarnas BPBD Tasikmlaya Polres Tasikmalaya Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Korban Tenggelam di Sungai Tarum Timur Subang Ditemukan

Pemuda Mabuk Berkelahi Terjatuh di Irigasi, Satu Tewas

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi