aqua

BMKG Sebut Gempa Purwakarta Bisa Merusak, Ternyata Karena Ini

Gempa yang terletak di Waduk Cirata, maka diyakini bahwa yang menjadi pembangkit gempa adalah Sesar Cirata di Waduk Cirata.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono. (Foto: Net)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Gempa tektonik kembali mengguncang wilayah Jawa Barat. Setelah Gempa Sukabumi, baru-baru ini Kabupaten Purwakarta mengalami gempa bumi bermagnitudo 3,7.

Berdasarkan hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa terjadi pada pukul 21.41.33 WIB dengan kekuatan magnitudo 3,7. Episenter terletak pada koordinat 6,72 LS dan 107,31 BT tepatnya berlokasi di Waduk Cirata dengan kedalaman dua kilometer.

Baca Juga:

Rekayasa Cuaca Jadi Pertimbangan Pemrov Jabar Atasi Kekeringan

Terjadi Gempa Bumi Berkekuatan 7,7 SR di Maluku, Tak Berpotensi Tsunami



"Gempa bermagnitudo 3,7 yang terjadi di Purwakarta Jawa Barat pada Rabu (11/3) malam bisa saja berdampak merusak karena sangat dangkal," jelas Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono.

Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) dan berdasarkan laporan dari masyarakat, menunjukkan gempa dirasakan di Cirata dan Plered, Kabupaten Purwakarta dengan Skala Intensitas III MMI. Warga merasakan guncangan seperti ada truk berlalu hingga menyebabkan warga berlarian ke luar rumah.

"Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan, tapi sejarahnya pernah terjadi gempa merusak di wilayah tersebut," kata Daryono yang dihubungi di Jakarta, Kamis (12/3/2020).
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Gempa Tektonik BMKG Gempa Purwakarta Waduk Cirata Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Suhu 'Gado-Gado' Menyelimuti Wilayah Majalengka

Gempa Bermagnitudo 5,9 SR Guncang Pangandaran

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi