aqua

Korban Bencana Di Bogor Tagih Janji Pemerintah Daerah

Sudah tiga bulan belum dapat kepastian.

Foto udara anggota tim SAR gabungan melakukan pencarian korban tanah longsor dan banjir bandang yang masih belum ditemukan di Kampung Sinar Harapan, Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/1/2020). (Foto: Antara)

JABARNEWS | BOGOR - Ratusan pengungsi korban bencana longsor dan banjir bandang yang menerjang wilayah Kabupaten Bogor pada 1 Januari 2020 lalu, mempertanyakan kejelasan nasib mereka.

Turmuji, 48 tahun, salah satu pengungsi asal Rancanangka yang tinggal di tenda Cipugur, Sukajaya, Kabupaten Bogor, berharap pemerintah segera merealisasikan segala janjinya.

Baca Juga:

MRLL Sistem 2-1 Disiapkan BPTJ Urai Kemacetan di Puncak

Pemkab Bogor Lakukan OTT Terhadap Ratusan Orang



"Katanya mau dibangunkan hunian. Lalu ada uang jaminan hidup Rp 10.000 ribu per jiwa. Mana?" ucap Turmuji, dilansir dari laman Tempo.co, Jumat (13/3/2020).

Menurutnya sudah memasuki bulan ketiga pasca bencana yang merenggut rumah dan sawahnya, jangankan untuk kepastian mendapatkan hunian, berharap aliran listrik dan normalisasi aliran air bersih pun hingga saat ini belum mereka terima.

Ia bertanya sampai kapan mereka hidup dalam keterbatasan itu, sehingga jika memang mereka tidak layak diperhatikan segera pemerintah membuat pengumuman dan mereka pun tidak akan pernah berharap lagi.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Korban Bencana Pemkab Bogor Janji Pemerintah Korban Longsor Banjir Bandang Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

BPBD Sukabumi Alami Kerugian Bencana Capai Miliaran Rupiah

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi