aqua

Tim PIK Covid-19 Ciamis Akui Sulit Deteksi Warga dari Zona Merah

Aktifitasnya sedang diliburkan, maka mereka memutuskan pulang ke kampung halamannya.

Ketua PIK Covid-19 sekaligus Kabid P2P Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis, dr. Bayu Yudiawan. (Foto: Tny/Jabarnews)

JABARNEWS | CIAMIS - Tim Pusat Informasi dan Koordinasi (PIK) Covid-19 Ciamis mengakui sulitnya mendeteksi kedatangan warga Ciamis yang datang dari zona merah pesebaran Covid-19 di Indonesia.

Ketua PIK Covid-19 dan sekaligus Kabid P2P Dinkes Kabupaten Ciamis, dr. Bayu Yudiawan mengungkap warga yang berasal dari zona merah itu rata-rata pulang Kampung ke Ciamis sebagai dari penerapan pemerintah dalam menerapkan aturan social distancing.

Baca Juga:

Tingkatkan Kewaspadaan, RSUD Al Ihsan Buka Posko Coronavirus

Korban Tewas Akibat Virus Corona Bertambah Jadi 52 Orang



"Jadi mungkin dari pada berdiam di luar kota, karena masa kerjanya atau aktifitasnya sedang diliburkan, maka mereka memutuskan pulang ke kampung halamannya," ujar Bayu, Selasa (24/3/2020).

Menurut dr. Bayu, dengan diterapkannya kebijakan social distancing, kecenderungan lonjakan mobilisasi masa meningkat pesat, sehingga dengan adanya eksodus itu, calon PDP di Ciamis juga dapat bertambah.

Oleh sebab itu kata dr. Bayu jika ada warga Ciamis yang bekerja di luar Kota yang sudah masuk zona merah, lalu tiba-tiba pulang ke kampungnya di Ciamis tanpa diketahui siapapun, nah itu lumayan cukup menyulitkan, kalau pulang kampung berasal dari luar negeri sih itu sudah otomatis terpantau.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Virus Corona Covid-19. Ridwan Kamil Zona Merah Penyebaran Corona kabupaten Ciamis TIM PIK Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal berita Hiperlokal

berita terkait

Berada di Garis Depan Wabah Virus Corona, Dokter Ini Meninggal

Viral Video Warga Berjatuhan Diduga Kena Virus Corona

Korban Meninggal Akibat Virus Corona Bertambah Jadi 41

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi