bjb

Masih Mau Mengabaikan Larangan Berkumpul? Ini Ancaman Pidananya

Kerumunan massa dibubarkan polisi. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Idham Azis secara resmi mengeluarkan maklumat tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona baru alias Covid-19.

Kapolri turut berupaya melakukan langkah penanganan penyebaran pandemi virus Corona atau Covid-19. Tidak segan-segan, akan ada jerat pidana lewat pasal berlapis untuk warga yang masih bandel keluyuran dan berkumpul di ruang publik.

Baca Juga:

Diputus Secara Aklamasi oleh DPR, Idham Aziz Ucapkan Terima Kasih

Ini yang Ditanyakan DPR RI Untuk Calon Kapolri



Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, orang-orang yang memaksa berkumpul di tengah wabah Covid-19 bisa saja dikenai sanksi pidana. Jadi akan ada tindakan tegas apabila masyarakat bergeming saat diminta kembali ke rumah masing-masing. Hal ini untuk menekan penyebaran Covid-19.

"Kalau ada masyarakat yang membandel, tidak mengindahkan perintah personel yang bertugas, kami akan proses hukum dengan Pasal 212 KUHP," kata Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal dalam konferensi pers yang disiarkan akun Instagram Divisi Humas Polri.
Halaman selanjutnya
Tags : Kapolri Imbauan Kapolri Maklumat Polri Kerumunan Orang Tindak Pidana Virus Corona Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Hari Ini Idham Azis Jalani Fit Proper Test Calon Kapolri

Idham Azis Ditunjuk Sebagai Kapolri, Ini Tanggapan Kasum TNI

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi