aqua

Pemkot Depok Anggarkan Rp 20 Miliar Dipakai untuk Tangani Bencana Corona

Pemkot menetapkan RSUD Depok sebagai rumah sakit rujukan bagi Pasien berstatus dalam pengawasan (PDP) dan pasien terkonfirmasi (positif)

Wali Kota saat press conference terkait Covid-19 di Depok. (Foto: Net)

JABARNEWS | DEPOK - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku baru saja menandatangani aturan yang bisa mempermudah Pemerintah Daerah (Pemda) mengubah alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)-nya di masa darurat corona ini.

Perubahan alokasi anggaran di tingkat daerah dimaksudkan agar Pemda bisa lebih responsif dalam rangka menanggulangi dampak penularan virus corona seperti tertuang dalam Peraturan Menteri keuangan (PMK) no 7 tahun 2020 tentang pedoman perubahan kegiatan dalam rangka penanggulangan COVID-19.

Baca Juga:

Ketua DPRD Jabar: Perda Lansia Akan Dikaji

Emil: Optimistis, Atlet Jabar Bawa Pulang Piala Olympic World Summer Games 2019



Realokasi dan reprioritasisasi APBD sangat penting terutama untuk Pemda tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Jawa, karena persebaran dan penularan Covid-19 tercatat paling tinggi di Jawa dibandingkan yang lain.

Berdasarkan rujukan tersebut, Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, Pemerintah Kota Depok telah menyiapkan dana awal untuk penanganan masalah Virus Corona, yang diperoleh dari Anggaran Belanja Tak Terduga senilai Rp 20 miliar.

Dana tersebut, nantinya akan dialokasikan bagi kepentingan pencegahan virus corona di masyarakat.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Virus Corona Covid-19 Ridwan Kamil Zona Merah Penyebaran Corona Rapid Test Massal Kota Depok APBD Corona Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal berita Hiperlokal

berita terkait

Harkonas 2019 Akan Dirayakan Di Jawa Barat

Jabar Masih Menjadi Favorit Para Investor

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi