aqua

Jika Pelaksanaan Haji Dibatalkan, Ini Kata Kemenag

Arab Saudi masih menutup Mekah, Madinah, serta Riyadh.

Kabah saat Sepi. (Foto: Merdeka.com/AFP/Ghani Bashir)

JABARNEWS | BANDUNG - Pandemi virus corona membuat situasi di seluruh dunia tidak menentu. Arab Saudi bahkan telah menetapkan penutupan Mekah, Madinah, serta Riyadh paska diumumkannya kasus kematian pertama sebanyak dua orang pasien positif Covid-19.

Menteri Agama Fachrul Razi akan terus memantau perkembangan situasi yang terjadi di Saudi. Selain itu, juga menyiapkan dua skenario penyelenggaraan haji jika tetap diselenggarakan ataupun dibatalkan.

Baca Juga:

Ditengah Pandemi Covid-19, Kemenag Siapkan Dua Opsi Ibadah Haji 2020

Arab Saudi Minta Indonesia Tunda Sementara Persiapan Haji



"Kemenag terus mengikuti dan memantau perkembangan kebijakan Pemerintah Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji, termasuk perkembangan pembatasan ibadah yang dilakukan Saudi di dua Kota Suci, Mekah dan Madinah. Kita juga menyiapkan mitigasi kalau pelaksanaan ibadah haji dibatalkan oleh Pemerintah Arab Saudi," ujar Fachrul dalam keterangan tertulis, Jumat (27/3/2020).

Persiapan layanan haji di Saudi seperti pengadaan layanan akomodasi, transportasi darat dan katering hingga saat ini tetap berjalan. Tetapi, pembayaran uang muka serta pengadaan layanan penerbangan ditunda untuk sementara menyusul adanya surat dari Menteri Haji dan Umrah Saudi.

"Proses pengadaan layanan juga terus berjalan hingga kontrak namun belum ada pembayaran uang muka," kata Fachrul.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pelaksanaan Haji Ibadah Haji Pemerintah Arab Saudi Dibatalkan Kementerian Agama Virus Corona Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Inilah Besaran Biaya Haji Tahun 2020 Berdasarkan Embarkasi

Ongkos Haji Tahun 2020 Tidak Naik

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi