aqua

KKJ: Pentingnya Jaga Jarak Aman untuk Pekerja Media

Adanya pengaduan tentang penyelenggaraan konferensi pers yang abai terhadap ketentuan jaga jarak.

Ilustrasi- Jurnalis sedang bertugas. (Foto: freepik)

JABARNEWS | BANDUNG - Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) hingga Kamis (9/4/2020) masih menerima pengaduan tentang penyelenggaraan konferensi pers atau peliputan yang abai terhadap ketentuan jaga jarak aman minimal 1,5 meter. Kondisi ini membahayakan jurnalis karena mereka rentan terinfeksi COVID-19.

Di Jakarta misalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar konferensi pers mengenai pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Ibu Kota di gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, pada Selasa (7/4/2020) malam. Para jurnalis yang menghadiri konferensi pers tersebut tidak berada dalam jarak minimal yang aman, terutama para videografer.



Membiarkan para pekerja media untuk berada dalam jarak yang tidak aman saat bekerja tentu sangat bertentangan dengan tujuan pemberlakuan PSBB, kebijakan yang mendorong pembatasan fisik bagi publik.

Selain Jakarta, sejumlah institusi di sejumlah kota, seperti Aceh Tengah, Cilegon, Palembang, dan Surabaya juga masih belum memastikan jarak minimal yang aman bagi jurnalis.

Para narasumber dan penyelenggara kegiatan seremonial dan konferensi pers masih membiarkan jurnalis berkerumun dan melanggar ketentuan jarak aman.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Jarak Aman KKJ Komite Keselamatan Jurnalis Konferensi Pers Terima Pengaduan Rentan Terinfeksi Covid-19 Virus Corona Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi