aqua

Pengamat: Mudik Orang Indonesia Tak Bisa Diimbau, Tapi Harus Dilarang

Sulit diimbau untuk tidak mudik apalagi kegiatan setahun sekali itu sudah menjadi tradisi.

Ilustrasi Mudik di Indonesia (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Pengamat kebijakan publik Agus Pambagyo menilai karakter orang Indonesia sulit diimbau untuk tidak mudik apalagi kegiatan setahun sekali itu sudah menjadi tradisi, sehingga untuk mencegah penyebaran COVID-19 seharusnya mudik dilarang.

“Urusan imbau-mengimbau itu tidak ada di peraturan, kalau mengimbau tidak perlu diatur, lepas saja. Orang Indonesia harus dikenakan sanksi,” kata Agus, Selasa (04/14/2020).

Baca Juga:

Polisi Bersorban Ikut Meriahkan Pawai Tarhib di Kota Banjar

Mahasiswa UI Raih Penghargaan Emas dan Perak di PIMNAS ke-32



Dia menjelaskan apabila mudik tidak dilarang imbasnya ke pemerintah daerah dan bisa menimbulkan kerusuhan sosial (social unrest) apabila pemerintah tidak mengambil tindakan pada saat ini.

“Pemerintah harus mengeluarkan uang, apalagi ada Keppres baru, pemerintah harus segera mengatur,” katanya.

Dalam kesempatan sama, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Agus Taufik Mulyono menilai imbauan ini sifatnya ambigu karena dalam Permenkes Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019, belum mencakup adanya pelarangan mobilitas mudik, melainkan pembatasan orang-orang berkumpul.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Mudik Indonesia Pengamat Public Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperloakl

berita terkait

Seorang WNA Jadi Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

Gerindra Akan Bersinergi dengan PPP di Jabar

Airlangga Tanggapi Polemik Dukungan Disumpah Al-Quran

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi