aqua

Unisba dan Kebun Quran Ciptakan Hand Sanitizer Herbal Non Alkohol

Hand sanitizer ini aman digunakan sesering mungkin karena bahan pembuatan 100% herbal dari ekstrak daun bidara Arab

Produk hand sanitizer Lembaga Inkubator Bisnis Produk Halal Lembaga Penelitian dan Pegabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unisba dan Kebun Quran. (Foto: Unisba)

JABARNEWS | BANDUNG - Di tengah wabah Covid-19 saat ini, produk hand sanitizer berbahan alkohol dengan kadarnya yang tinggi diatas 70% banyak diburu masyarakat, walaupun dengan harga yang tinggi diatas harga pasaran. Namun, dengan penggunaannya yang terlalu sering, banyak yang mengeluhkan tangan menjadi kering dan iritasi. Belum lagi kontroversi mengenai aspek kehalalannya karena penggunaan alkohol bagi sebagian umat Muslim dianggap hal yang syubhat.

Melihat hal tersebut Unit Bisnis Farmasi dibawah Lembaga Inkubator Bisnis Produk Halal Lembaga Penelitian dan Pegabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unisba dan Kebun Quran, bekerja sama menciptakan inovasi hand sanitizer berbahan herbal non alcohol dari ekstrak daun bidara (Ziziphus spina-christi L.) yang halal dan efektif membunuh kuman, serta mencegah infeksi virus terutama Covid-19. Demikian disampaikan Ketua Inkubator Bisnis Produk Halal LPPM Unisba yang juga tim pembuat hand sanitizer ini, Fitrianti Darusman, M.Si., Apt. saat memperkenalkan produk hand sanitizer-nya tersebut.

Baca Juga:

Penularan Coronavirus Mengintai Indonesia

Unisba Jalin Kerjasama dengan Universitas Malaya, Tingkatkan Pemikiran Islam



Dia mengatakan, hand sanitizer ini tersedia dalam ukuran 60 ml dengan kadaluarsa kurang dari 30 hari dan aman digunakan sesering mungkin karena bahan pembuatan 100% herbal dari ekstrak daun bidara Arab dengan tambahan antioksidan alami/herbal, serta tidak mengandung bahan pengawet sintetik. Sementara, untuk pembiayaan pembuatan hand sanitizer ini bersifat "beli putus" dengan Kebun Quran.

Menurutnya, produk hand sanitizer-nya sudah didaftarkan patennya ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI). Selain itu, saat ini sedang mengurus perizinan melalui Kementrian Kesehatan yang dilakukan secara online karena produk ini termasuk kedalam Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT).

Harapannya, produk hand sanitizer nya ini dapat bermanfaat dan efektif dalam mencegah penyebaran penyakit infeksi terutama Covid-19. Selain itu, menjadi solusi kepada masyarakat terhadap mahal dan langkanya produk hand sanitizer yang beredar dipasaran.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Virus Corona Covid-19 UNISBA Zona Merah Penyebaran Corona Rapid Test Massal Hand Sanitizer Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal berita Hiperlokal

berita terkait

DPD RI Gelar Seminar Tindaklanjuti Keputusan MPR

Akademisi Nilai Perombakan Buku PAI Bukan Solusi Tangkal Radikalisme

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi