Selama Pandemi Corona, KPK Terima Laporan Gratifikasi Rp 1,8 M

Layanan pelaporan gratifikasi pun dilakukan secara online.

Ilustrasi- KPK. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Selama 14 hari di masa pandemi Covid-19, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima laporan penerimaan gratifikasi senilai Rp 1,8 miliar.

"KPK menerima laporan gratifikasi secara online dengan nominal mencapai Rp 1,8 miliar. Angka tersebut didapat dari laporan gratifikasi berbentuk uang, barang, makanan hingga hadiah pernikahan," kata Direktur Gratifikasi KPK, Syarief Hidayat melalui pernyataan tertulis dilansir dari laman Tempo.co, Kamis (17/4/2020).

Baca Juga:

25 Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac Positif, Bagaimana Penjelasannya?

Kembali Temukan 2 Korban Longsor Sumedang, Tim SAR Cari 2 Orang Lagi



KPK ikut menerapkan metode bekerja dari rumah bagi para pegawainya mulai 18 Maret 2020 hingga 21 April 2020. Sementara itu, layanan pelaporan gratifikasi pun dilakukan secara online.

Layanan publik tatap muka yang ditutup sementara adalah permintaan informasi publik, perpustakaan, dan pelaporan gratifikasi. Sedangkan untuk layanan pengaduan dapat melaporkan lewat website, email, maupun call center.

"Kami mengapresiasi penyelenggara negara yang tetap melaporkan gratifikasi yang diterima pada pandemi Covid-19," ujar Syarief.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pandemi Corona Laporan Gratifikasi Terima Laporan Komisi Pemberantasan Korupsi Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi