aqua

Menkominfo: Penyebar Hoaks Terancam Denda Hingga Rp1 Miliar

Diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan bahwa pelaku penyebaran kabar bohong (hoaks) terancam denda hingga Rp1 miliar karena telah melanggar hukum.

"Tindakan memproduksi maupun meneruskan hoaks adalah tindakan melanggar hukum. Itu berpotensi dikenakan pasal pidana yang bisa sampai lima hingga enam tahun penjara dan denda Rp1 miliar," ujar Johnny dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (18/04/2020).

Baca Juga:

Desa Digital Resmi Diluncurkan, 600 Desa di Jabar Akan Dipasang Wifi Gratis

Jelang Pemilu Produksi Isu Hoaks Makin Meningkat



Sanksi tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Pada pasal 45A ayat (1) UU ITE disebutkan, setiap orang yang sengaja menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik bisa dikenakan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda maksimal Rp1 miliar.

Untuk mengatasi penyebaran hoaks, Kominfo yang bekerja sama dengan kepolisian, hingga saat ini telah menangkap 89 tersangka, dengan rincian 14 pelaku telah ditahan, sedangkan 75 orang lainnya masih dalam proses.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : KOMinfo Menkominfo Penyebar Hoaks Sanksi Hoaks Ancaman Hoaks Jabarnews berita Jawa Barat berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Menkominfo Ajak Pekerja Media Lawan Penyebaran Hoaks

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi