Live Stream Bandung 132 TV


Ini Senjata Disparbud Jabar Tanggulangi Dampak Covid-19

Per 16 April 2020 sebanyak 2.768 usaha pariwisata tutup

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Dedi Taufik. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Industri pariwisata dan perhotelan terpukul cukup dalam karena pandemi virus corona. Dibandingkan dengan saham sektor konsumer, perbankan, dan konstruksi.

Maklum, bisnis pariwisata dan perhotelan pun lesu karena sebagian besar masyarakat menunda rencana liburan, dan maraknya pembatasan terbang di beberapa negara.

Baca Juga:

Pemkot Bandung Raih Penghargaan Ajeg & Pinunjul

Ridwan Kamil Sebut Vaksinasi Penentu Menurunnya Kasus Kematian Covid-19



Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, per 16 April 2020 sebanyak 2.768 usaha pariwisata tutup. Imbasnya, mata pencaharian 33.084 pekerja sektor pariwisata hilang.

”Ada 2.768 usaha pariwisata yang terdiri dari destinasi wisata, hotel, dan ekraf (ekonomi kreatif) yang sudah tutup” kata Kepala Disparbud Jawa Barat Dedi Taufik, Sabtu (18/4/2020).

Untuk mengatasi masa krisis ini, ada sejumlah strategi yang disiapkannya. Namun sebagai langkah awal Disparbud memberikan bantuan kepada para pelaku dan pekerja pariwisata yang kehidupannya sangat bergantung pada industri pariwisata.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Viris Corona Disparbud Jabar Gubernur Jabar Ridwan Kamil Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

[INFOGRAFIS] Aturan Untuk Perjalanan Domestik PPKM Jawa-Bali

Sandiaga Uno Kunjungi Sentra Vaksin di Depok, Begini Pesannya

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi