aqua

Kemenhub: Nekat Mudik, Siap-siap Kena Sanksi Tegas

Saat ini Kementerian Perhubungan sedang membuat payung hukum terkail larangan mudik

Spanduk himbauan jangan mudik. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Kementerian Perhubungan akan memberikan sanksi yang tegas bagi masyarakat yang nekat mudik meskipun sudah resmi dilarang. Saat ini Kementerian Perhubungan tengah mempersiapkan payung hukum berupa Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) menindaklanjuti pelarangan mudik yang sudah resmi dijalankan mulai 24 April 2020.

Pelarangan mudik berlaku untuk wilayah Jabodetabek dan wilayah-wilayah yang sudah ditetapkan untuk diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan juga wilayah yang masuk zona merah virus corona.

Baca Juga:

Kemenhub Targetkan Tahun 2022 Indonesia Bebas Kendaraan Obesitas

Jalur Tengkorak Ciganea, Begini Tanggapan Dishub Purwakarta



Larangan mudik ini nantinya tidak memperbolehkan lalu lintas orang untuk keluar dan masuk dari dan ke wilayah khususnya Jabodetabek. Namun masih memperbolehkan arus lalu lintas orang di dalam Jabodetabek (aglomerasi).

“Sanksi ada dua skenario besar, sebenarnya sanksi yang sekarang kalau tanggal 24 sampai 7 Mei itu putar balik. Apakah perlu sanksi tegas, kalau sampai 7 Mei orang tetap memaksa keluar dari wilayah PSBB tentu ada saksi yang tegas. Kami berharap 24-7 Mei tidak ada orang melintas lagi kecuali memang ada titik tertentu yang tidak bisa kami monitor,” kata Direktur Lalu Lintas Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Sigit Irfanssyah dalam diskusi virtual bertajuk Mengantisipasi Mudik lebaran saat pandemi di Jakarta, Rabu (22/4/2020).

Sigit menambahkan pengawasan juga harus dilakukan di angkutan barang karena meskipun diperbolehkan harus dicek apakah benar-benar membawa barang atau orang.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : PSBB Jabodetabek Kementerian Perhubungan Larangan Mudik Pandemi Corona Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Jalur KA Bogor-Sukabumi Kembali Normal Pasca Longsor

Bupati Purwakarta Ingin Ada Pembatasan Jam Operasional Truk

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi