Polisi Selidiki Kasus Bantuan Pangan Busuk di Garut

Warga terpaksa membuangnya karena dinilai tidak sehat jika dikonsumsi.

Kepala Satuan Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng. (Foto: Net)

JABARNEWS | GARUT - Kepolisian Resor Garut masih menyelidiki lebih lanjut terkait kasus bantuan pangan non-tunai (BPNT) dari pemerintah pusat yang kondisinya busuk saat diterima masyarakat di Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Kasus bantuan BPNT itu masih kita dalami apakah ada dugaan tindak pidananya atau tidak," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng kepada wartawan di Garut, Rabu.

Baca Juga:

Warga Garut Buang Bahan Pangan Bantuan Pemerintah, Ini Alasannya

Dampak Corona Wartawan Terkesan Dilupakan, Ini Kata DPRD Jabar



Ia menuturkan, Satuan Reskrim Garut sudah bergerak cepat ketika ada laporan warga mengeluhkan masalah bantuan pangan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan harapan penerima manfaat.

Kepolisian, lanjut dia, perlu menindaklanjuti lebih dalam lagi temuan barang pangan tersebut apakah semuanya busuk atau sebagian dan hanya terjadi di daerah itu saja.

"Penyelidikan ini untuk mengetahui apakah semuanya busuk atau tidak, dan busuknya karena apa, kita dalami," kata Maradona yang juga Ketua Tim Satuan Tugas Pangan Kabupaten Gatut.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Bahan Pangan Bantuan Pemerintah Warga Garut Dibuang Desa Sukasenang Kecamatan Banyuresmi Bantuan Pangan Non Tunai BPNT Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Stok Bahan Pokok di Jabar Dipastikan Aman Selama Ramadhan

Seorang Warga Garut Positif Covid-19 Jalani Isolasi MandiriĀ 

Puluhan Kepala Keluarga Di Cianjur Mundur dari Peserta KPM

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi