Giliran Warga Bandung Tolak Petugas Pos Beri Bansos Corona

Penolakan ini karena dikhawatirkan adanya kecemburuan sosial dan penerima bansos yang terbatas

Petugas Pos dan ojek online mengantarkan bansos dari Pemprov Jabar. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Rencana bantuan sosial bagi warga yang terdampak penyebaran virus corona menuai polemik. Pasalnya pendataan yang dilakukan membatasi penerima bantuan.

Seperti halnya yang terjadi di RW 8 Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat menolak bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diantar oleh petugas PT Pos.

Baca Juga:

Dinsos Cianjur Ajukan Bantuan Rehab Rutilahu 92 KK

Belasan Tahun Tinggal Dengan Ayam, Bupati Cianjur Salurkan Bantuan Rutilahu



Camat Bojongloa Kaler Kota Bandung, Ayi Sutarsa menuturkan penolakan itu terjadi pada Selasa (22/4/2020) karena pemberian bantuan itu hanya ditujukan kepada dua orang, sedangkan warga mengaku orang lainnya yang membutuhkan bantuan tersebut cukup banyak.

"Kami baru mengetahui hari ini. Jadi belum sampai ke orangnya bantuan itu. (Petugas pos) baru tanya-tanya alamat," kata Ayi saat dihubungi di Bandung, Kamis (23/4/2020).

Saat bertanya alamat, kata dia, petugas pos itu ditanya balik oleh warga yang berada di lokasi. Sejumlah warga yang bertanya itu, menurut Ayi, juga merasa bahwa sama-sama membutuhkan bantuan sosial karena terdampak oleh adanya pembatasan sosial akibat COVID-19.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Bantuan Sosial Virus Corona Covid-19 Pandemi Corona PT Pos Indonesia Kecamatan Bojongloa Kaler Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Polda Jabar Telusuri Dugaan Tipikor Bupati Bandung Barat

Plt Bupati Cianjur Tegaskan Bantuan KPM Jangan Disunat

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi