aqua

Terkait Dana Pilkada 2020, Ini Instruksi Mendagri

Meminta daerah tidak mengalihkan dana Pilkada 2020.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeluarkan surat dengan Nomor: 270/2931/SJ perihal pelaksanaan kegiatan pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Tahun 2020, tertanggal 21 April.

Adapun surat untuk Kepala Daerah tersebut, menindaklanjuti hasil dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi II DPR RI, KPU, Bawaslu, DKPP, 14 April 2020 kemarin, yang salah satunya menyepakati Pilkada 2020 disepakati digelar bulan Desember.

Baca Juga:

Banyak Provinsi Tak Miliki Anggaran Peningkatan Kapasitas Kades

Sekda Kota Bandung Menilai Objektif Soal Gugatan Benny Bachtiar



Karenanya, dalam poin ketiga surat tersebut, Mantan Kapolri tersebut meminta daerah tidak mengalihkan dana Pilkada 2020 tersebut.

"Sambil menunggu tindak lanjut kebijakan penundaan tahapan pemungutan suara pemilihan kepala daerah atau Pilkada Serentak Tahun 2020 sebagaimana dimaksud pada angka 2. Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota yang telah menganggarkan Pendanaan hibah kegiatan Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota pada APBD TA 2020 tidak mengalihkan pendanaan hibahnya untuk kegiatan lainnya," demikian bunyi poin tersebut seperti dikutip dalam surat Mendagri, Sabtu (25/4/2020).

Dalam surat tersebut, Tito pun meminta pendanaan tersebut tetap dianggarkan di Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah (SKPKD).
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Mendagri Menteri Dalam Negeri Dana Pilkada Pilkada 2020 Tito Karnavian Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Siap-siap.. Pilkada Serentak 2020 Bakal Digelar di 270 Daerah

Pendatang Baru Pasca Lebaran Diharapkan Mengurus KTP

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi