aqua

Wapres Ma'ruf Amin Buka Suara Soal Shalat Berjamaah Saat Pandemi Covid-19

Beribadah secara berjamaah akan mendapatkan banyak pahala. Namun, di masa pandemi COVID-19 saat ini, kegiatan tersebut akan menimbulkan mudarat.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan Fatwa MUI pandemi Covid-19 soal pengaturan shalat berjamaah di masjid selama wabah virus corona.

Diimbau bahwa dalam kondisi seperti ini sebaiknya shalat di rumah saja, jadi seperti shalat jumat, shalat berjamaah, shalat tarawih bahkan shalat Ied untuk sementara waktu ditiadakan sampai wabah virus corona hilang.

Baca Juga:

Pentepan Presiden Terpilih dan Kehadiran Prabowo-Sandi

KPU Tetapkan Jokowi Sebagai Presiden Terpilih Periode 2019-2024



Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden Ma'ruf Amin memahami bahwa dengan beribadah secara berjamaah akan mendapatkan banyak pahala. Namun, di masa pandemi COVID-19 saat ini, kegiatan tersebut akan menimbulkan mudarat apabila tetap dilakukan.

"Saat ini kita berada dalam situasi memprihatinkan. Memang berjamaah itu pahalanya banyak, akan tetapi di sana ada bahaya, ada barak yang nanti akan menimbulkan kerusakan atau mudarat," kata Wapres Ma'ruf Amin yang juga Ketua Umum non-aktif Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Ma'ruf Amin menegaskan kegiatan ibadah, termasuk shalat, secara berjamaah tidak boleh dilakukan selama pandemi COVID-19, khususnya di daerah-daerah yang dinyatakan sebagai zona merah.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Wakil Presiden Ma'ruf Amin Larangan Shalat Zona Merah Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Ditetapkan Hari Ini

Jenggala Center Cirebon Targetkan Menangkan Pasangan Jokowi-Ma’ruf

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi