Tak Mau Kalah Dengan China, Jamu Indonesia Untuk Corona Siap Diuji Klinis

Obat herbal China yang masuk ke rumah sakit rujukan COVID-19 beberapa waktu lalu sebenarnya belum diuji klinis pada manusia.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JABARNEWS | BANDUNG - Warga Indonesia masih lebih mempercayai jamu tradisional yang berbahan baku empon-empon seperti jahe, temulawak, kunyit dan sereh. Beragam tanaman obat itu diyakini mampu membentengi tubuh dari serangan virus, termasuk corona.

Herbal atau jamu-jamu khas Indonesia berpotensi membantu kesembuhan pasien terinfeksi virus corona baru atau COVID-19 sehingga tak kalah dari obat herbal asal China yang belakangan disebut-sebut masuk ke rumah sakit rujukan COVID-19. Ilmuwan dan dokter saat ini mengupayakan agar jamu memasuki tahap uji klinis pada manusia.

Baca Juga:

Sembuh dari COVID-19, Bupati Aa Umbara Belum Beraktivitas Biasa

Emosi Dibentak Pelanggar Prokes, Satpol PP Kota Cimahi Pukul Sopir



Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Inggrid Tania dalam diskusi via daring, mengatakan perizinan uji klinik di RS Darurat Wisma Atlet dan prosedur birokrasi masih dilakukan.

"Obat herbal China yang masuk ke rumah sakit rujukan COVID-19 beberapa waktu lalu sebenarnya belum diuji klinis pada manusia. Padahal obat ini sebenarnya berkhasiat sama seperti tanaman herbal di Indonesia antara lain untuk meredakan gejala seperti demam, meriang, batuk, pilek dan sakit tenggorokan misalnya empon-empon seperti yang rutin dikonsumsi Presiden Joko Widodo atau daun sirih. Lalu penelitian biofarmatika yang dilakukan UI dan IPB juga menyebutkan jambu biji, kulit jeruk, daun kelor, potensi antivirus dari sambiloto dan tanaman lainnya," jelasnya.

Menurut dia, pada pasien COVID-19, jamu bisa membantu ketika terjadi badai sitokin pada peradangan paru-paru berat. Namun ini baru sebatas testimoni pasien.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Jamu Herbal Obat Tradisonal Jamu Corona Impor Jamu PDPOTJI Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi