Ilmuan Sebut Nikotin Bisa Jadi Obat Corona, Apa Benar?

Ilmuwan menekankan bahwa merokok tetap saja berbahaya dan sangat tidak dianjurkan sebagai cara mencegah penularan COVID-19.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JABARNEWS | BANDUNG - Sebuah penelitian data kesehatan masyarakat Prancis, yang diterbitkan bulan lalu, menunjukkan bahwa perokok memiliki kemungkinan 80% lebih rendah terkena Virus Corona COVID-19 dibandingkan bukan perokok pada usia dan jenis kelamin yang sama.

Saat ini banyak obat tengah diuji untuk mengatasi virus Corona COVID-19. Mulai dari obat untuk malaria, hingga obat untuk HIV-AIDS. Bahkan, para peneliti di Prancis menggunakan nikotin, untuk menyembuhkan para penderita COVID-19.

Baca Juga:

WHO Sebut Virus Corona Capai 1320 Kasus, Menkes: Indonesia Siaga Satu

Tingkatkan Kewaspadaan, RSUD Al Ihsan Buka Posko Coronavirus



Para ilmuwan Prancis sedang bersiap meluncurkan uji coba manusia untuk menguji hipotesis mereka bahwa nikotin dapat membantu tubuh memerangi infeksi COVID-19.

Uji coba ini akan melibatkan kelompok petugas kesehatan dan pasien yang menggunakan patch (lembaran) nikotin dan kelompok lain yang menggunakan patch plasebo. Kemudian mereka akan diuji untuk melihat perbedaan dalam cara tubuh mereka merespons virus.

Para ilmuwan berhipotesis dalam penelitian mereka bahwa nikotin, yang terkandung dalam rokok, dapat mempengaruhi kemampuan molekul virus corona melekat pada reseptor di dalam tubuh.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Virus Corona Obat Corona Bahaya Nikotin Ilmuan Penemu Obat Corona Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Korban Tewas Akibat Virus Corona Bertambah Jadi 52 Orang

Berada di Garis Depan Wabah Virus Corona, Dokter Ini Meninggal

Viral Video Warga Berjatuhan Diduga Kena Virus Corona

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi