aqua

Rusun Unsil Disulap Jadi Tempat Karantina Perawat Covid-19

Rusun Mahasiswa Universitas Siliwangi ini untuk isolasi pasien COVID-19 sesuai dengan permintaan Anggota DPR RI Komisi V dan Wali Kota Tasikmalaya

Rusun Mahasiswa Universitas Siliwangi di Tasikmalaya. (Foto: Dokumentasi Tim Komunikasi Publik SNVT)

JABARNEWS | TASIKMALAYA - Rumah Susun Mahasiswa Universitas Siliwangi di Tasikmalaya, Jawa Barat, disulap sementara menjadi tempat karantina bagi perawat yang menangani pasien COVID-19. Alihfungsi ini dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Barat Ridwan Dibya Sudartha mengatakan sebelumnya dirinya telah mendampingi kunjungan kerja Anggota Komisi V DPR Nurhayati dan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman serta perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna meninjau kesiapan Rusun Mahasiswa Universitas Siliwangi sebagai tempat isolasi masyarakat yang terjangkit COVID-19.



"Pada awalnya, kami menyiapkan Rusun Mahasiswa Universitas Siliwangi ini untuk isolasi pasien COVID-19 sesuai dengan permintaan Anggota DPR RI Komisi V dan Wali Kota Tasikmalaya. Namun, pada akhirnya permintaan kebutuhan beralih menjadikan rusun ini tempat karantina para perawat," ujar Ridwan Dibya Sudartha.

Rencananya, bangunan vertikal yang memiliki 43 unit hunian tersebut akan digunakan untuk masyarakat di Tasikmalaya yang mengidap COVID-19 baik yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) maupun orang dalam pemantauan (ODP).

"Saya berharap rusun ini dapat digunakan secara maksimal sehingga dapat membantu Pemerintah Daerah Tasikmalaya dalam penanganan dan mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Provinsi Jawa Barat," ungkapnya.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Rusun Pasien Covid-19 Rusun Mahasiswa Universitas Tasikmalaya Karantina Pasien Kementerian PUPR Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi