aqua

Info Terbaru Terkait Tunjangan Kinerja PNS

Alokasi belanja pegawai akan lebih dulu dialihkan untuk penanganan virus corona.

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bakal menunda kenaikan tunjangan kinerja bagi Aparatur Sipil Negara atau ASN alias PNS, TNI, dan Polri sepanjang 2020. Saat ini, alokasi belanja pegawai akan lebih dulu dialihkan untuk penanganan virus corona.

"Kita tunda tukin PNS. Belanja-belanja pegawai dipotong, yang dikecualikan (untuk dipangkas) adalah belanja kesehatan dan penanggulangan stunting tetap dijaga," ujar dia dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XI DPR yang dilakukan secara virtual, Kamis (30/4/2020).

Baca Juga:

Jokowi Janjikan Tukin Buat TNI Naik

Pemkot Bandung Batalkan Pemotongan Tunjangan ASN



Selain menahan kenaikan tunjangan, pemerintah bakal segera merealisasikan program layering atau pemangkasan eselon di berbagai kementerian. Berdasarkan catatan refocusing anggaran, pemerintah menghemat belanja kementerian dan lembaga sebesar Rp145,7 triliun.

Pos-pos dalam daftar isian pelaksanaan anggaran yang disusutkan adalah belanja barang perjalanan dinas, biaya rapat, honorarium, belanja non-operasional, dan belanja barang yang tidak terkait dengan penanggulangan Covid-19. Kemudian, pemerintah juga menunda belanja modal untuk proyek-proyek yang dapat ditangguhkan atau diperpanjang waktunya.

Tak hanya menghemat APBN, Sri Mulyani memastikan pemerintah turut melakukan penghematan APBD.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Tunjangan Kinerja Tukin PNS Kenaikan Tukin Menteri Keuangan Menkeu Sri Mulyani Dampak Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

ASN RSUD Ciereng Mogok Kerja. Bagaimana Nasib Pasien?

Di Subang Ratusan Pasien Rumah Sakit Terlantar Akibat ini

Camat Jatiluhur Maksimalkan TKD untuk Layani Masyarakat

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi