Namanya Dicatut Oleh Pelanggar PSBB, Bima Arya Beri Tanggapan Ini

Aturan PSBB diindahkan karena sudah berupa kebijakan untuk kebaikan bersama

Pengendara roda empat saat diberhentikan oleh petugas Check Points PSBB di Jalan Raya Simpang Empang, Kota Bogor. (Foto: Net)

JABARNEWS | BOGOR - Pengendara roda empat ngamuk-ngamuk dan menantang Wali Kota Bogor, Bima Arya, ketika diberhentikan oleh petugas Check Point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di Jalan Raya Simpang Empang, Kota Bogor.

Pengendara roda empat bernama Endang (44) itu ngamuk-ngamuk, lantaran enggan memindahkan posisi duduk istrinya ke bangku belakang, sesuai aturan PSBB yang diberlakukan di Kota Hujan tersebut.

Baca Juga:

Kang Emil Tanggapi Wacana Pembentukan Provinsi Bogor Raya

Ridwan Kamil: Usulan Pemekaran Provinsi Bogor Raya Dinilai Tidak Relevan



Menanggapi hal tersebut Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto angkat bicara setelah namanya disebut-sebut oleh Endang (44) pengendara roda empat yang mengamuk saat melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Simpang Empang, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/5/2020).

Menurut Bima, semestinya aturan PSBB diindahkan karena sudah berupa kebijakan untuk kebaikan bersama, yakni menekan angka penularan COVID-19.

"Semua aturan sudah dipertimbangkan dengan sangat matang. Ini untuk kebaikan semua. Walau tidak enak, tidak nyaman. Kita ikuti saja aturan yang sudah disepakati," kata Bima saat dikonfirmasi lewat pesan singkat.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : PSBB Bogor Wali Kota Bogor Bima Arya Dinas Perhubungan Virus Corona Pandemi Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Wah! Wacana Provinsi Bogor Raya Menyeruak

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi