Demi Kepentingan Pekerja, BPJAMSOSTEK Potong 90 Persen Iuran

Kebijakan tersebut agar dapat ikut membantu perusahaan atau pemberi kerja.

BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK). (Foto: BPJAMSOSTEK)

JABARNEWS | PURWAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) mendukung kebijakan pemerintah Indonesia yang mengumumkan rencana relaksasi iuran peserta terkait penanggulangan pandemi wabah virus Covid-19.

"BPJAMSOSTEK mendukung sepenuhnya kebijakan tersebut agar dapat ikut membantu perusahaan atau pemberi kerja tidak melakukan PHK dan memastikan pembayaran THR," ujar Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto, melalui siaran pers yang diterima Jabarnews.com, Kamis (30/4/2020).

Baca Juga:

Meski Pandemi, Kinerja BPJS Ketenagakerjaan Catat Hasil Positif

Banyak Korban PHK, BPJAMSOSTEK Purwakarta Gelontorkan Rp1.5 M Per Hari



Agus menjelaskan, beberapa program jaminan sosial diselenggarakan BPJAMSOSTEK direncanakan bakal dilakukan relaksasi iuran sesuai yang disepakati bersama pemerintah.

"Iuran program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) rencananya dipotong 90 persen atau cukup dibayarkan pemberi kerja sebesar 10 persen setiap bulannya selama 3 bulan dan dapat diperpanjang 3 bulan lagi berdasarkan evaluasi Pemerintah," ucap Agus.

Kemudian, untuk iuran Jaminan Pensiun (JP) rencananya dibayarkan sebesar 30 persen saja setiap bulannya selama 3 bulan. Sedangkan selebihnya sebesar 70 persen dapat ditunda pembayarannya sampai 6 bulan berikutnya.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : BPJAMSOSTEK BPJAMSOSTEK Purwakarta BPJS Ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan Purwakarta Relaksasi BPJAMSOSTEK Relaksasi Iuran Iuran BPJAMSOSTEK Demi Pekerja Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Implementasi JKK-RTW BPJAMSOSTEK Kembali Diganjar Penghargaan

Menaker: Hari ini, Pemerintah Salurkan Subsidi Gaji Tahap Kedua

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi