aqua

Oh Ternyata Ini Biang Kerok Harga Telur Anjlok

Telur HE dijual dengan harga Rp.7.000

Peternak Telur. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Merebaknya virus Corona memberikan pengaruh besar terhadap harga beberapa kebutuhan pokok. Salah satunya adalah telur. Peternak ayam mengeluhkan harga telur negeri yang anjlok sejak beberapa pekan terakhir.

Harga telur ayam ras di tingkat peternak anjlok di bawah biaya produksi karena rendahnya daya beli masyarakat selama pandemi. Bahkan di Blitar Jawa Timur yang jadi sentra ayam layer, harga telur sempat menyentuh Rp 10.500/kg di tingkat peternak beberapa hari lalu, meski saat ini harganya sudah mulai membaik.

Baca Juga:

Peternak Ayam Di Ciamis Alami Kerugian, Ini Kata Disnakan

Dampak Covid-19, Peternak Ayam Di Ciamis Menjerit



Ketua Paguyuban Peternak Rakyat Nasional (PPRN) Blitar Jatim, Rofiyasifun, mengatakan merosotnya harga telur ayam negeri ini karena merembesnya peredaran telur infertil atau yang dikenal dengan telur HE. Harga telur sendiri saat ini sudah mulai membaik.

"Lagi banjir telur HE dari perusahaan-perusahaan breeding. Banyak telur dari breeding tidak ditetaskan, lalu merembes ke pasar. Ini yang buat harga telur ayam jatuh," tutur Rofiyasifun dilansir Kompas.com, Senin (4/5/2020).

Padahal, secara regulasi, telur HE dilarang beredar di pasar. Permentan Nomor 32/Permentan/PK.230/2017 diatur tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : Harga Telur Telur Ayam Harga Ayam Telur HE PINSAR Pandemi Corona Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Obral Janji Menjelang Pemilu 2019

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi