aqua

Uji Kompetensi Wartawan Virtual, Ini Kata Dewan Pers

UKW dilakukan secara tatap muka.

Ketua Dewan Pers, M. Nuh. (Foto: Net)

JABARNEWS | JAKARTA - Dewan Pers menyatakan uji kompetensi wartawan (UKW) melalui virtual atau daring merupakan kegiatan ilegal dan tidak pernah menetapkan metode tersebut meskipun terjadi wabah COVID-19.

Dalam Surat Edaran Dewan Pers bernomor 02/SE-DP/V/2020 tertanggal 4 Mei 2020 yang diterima Selasa (5/5/2020), Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh menegaskan UKW dilakukan secara tatap muka antara penguji dan wartawan yang menjadi peserta uji.

Baca Juga:

Dewan Pers: Pemilu 2019 Paling Rumit

Nama Situs Berita Liputan6.com Dicatut untuk Menyebarkan Hoaks



Proses pengujian pun dilakukan dengan metode tertulis, lisan dan observasi dengan berbasis platform yang menjadi konstituen Dewan Pers, yakni cetak, televisi, radio foto serta media siber.

Dewan Pers sebelumnya mendapat laporan dari wartawan serta lembaga UKW di daerah terkait adanya UKW virtual.

Setelah ditelisik Dewan Pers dan pemberitaan media, institusi yang mengadakan UKW virtual bernama LPKP dan mengaku beralamat di Sleman, DIY, mengumumkan hasil UKW yang digelarnya tersebut.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Dewan Pers Uji Kompetensi Wartawan UKW Virtual M Nuh Kegiatan Ilegal Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Sah! Jabarnews.com Diverifikasi

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi