aqua

Jangan Lupa Ya! Mulai Berlaku Sekarang, Ini Lho Sanksi Bagi yang Nekat Mudik

Larangan mudik ini berlaku pada 8 Mei 2020 sampai dengan tanggal 31 Mei 2020

Kendaraan pemudik yang dipaksa putar balik oleh petugas. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Pemerintah telah memutuskan melarang masyarakat untuk mudik baik saat Ramadan maupun lebaran Idulfitri tahun ini karena pandemi virus corona yang masih terus berkembang. Larangan mudik tak hanya bagi pegawai negeri sipil, pegawai BUMN dan TNI/Polri, tapi juga bagi masyarakat umum.

Sebelumnya, pihak kepolisian dan jajarannya sudah melakukan himbauan akan larangan mudik. Beberapa modus para pemudik nakal pun berhasil digagalkan, begitu juga dengan travel gelap dan kendaraan yang berhasil ditertibkan.

Baca Juga:

Tetap Tenang, Sebagian Besar Pasien Corona Virus Dapat Disembuhkan

Warga Diimbau Tak Khawatir WNI Kru Diamond Princess Transit di Indramayu



Sanksi larangan mudik mulai berlaku hari ini 8 Mei sebagaimana diatur di dalam Permenhub Nomor 25 Tahun 2020. Bentuk sanksi terhadap warga yang melanggar aturan tersebut dari kendaraan diputar balik hingga sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kendaraan yang akan keluar dan/atau masuk wilayah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 pada tanggal 8 Mei 2020 sampai dengan tanggal 31 Mei 2020 diarahkan untuk kembali ke asal perjalanan dan dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” bunyi pasal 6 Permenhub Nomor 25 Tahun 2020, seperti yang dikutip detikcom, Jumat (8/5/2020).

Hingga 7 Mei 2020, pemudik yang masih nekat hanya diberi tindakan persuasif yaitu diminta putar balik. Namun, mulai hari ini tanggal 8 Mei 2020, pemudik akan diberi sanksi.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Nekat Mudik Pandemi Corona Covid-19 Kementerian Perhubungan Putar Balik Kendaraan Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Umroh Ditunda Karena Covid-19, Ini Kata Kemenag Purwakarta

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi