Sudah Terima Undangan dari Kantor Pos? Bisa Dapat Rp 600 Ribu Lho

Penerima manfaat melalui kantor pos akan diberikan lewat undangan yang jadwalnya sudah ditentukan.

Warga penerima bansos melalui PT Pos Indonesia. (Foto: Antara)

JABARNEWS | BANDUNG - Menteri Sosial Juliari P Batubara merinci berbagai program jaring pengaman sosial yang diamanatkan Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Juliari menegaskan terdapat dua bansos yang diberikan Kementerian Sosial, yakni reguler dan nonreguler yang terkait penanganan virus corona.

Bansos reguler terdiri dari dua program, yaitu program keluarga harapan (PKH) dan program sembako atau bantuan pangan non tunai (BPNT).

Baca Juga:

Liga Belum Jelas, Pemain Persib Terobati Piala Menpora 2021

Ridwan Kamil Sebut Kampung Tangguh Jaya Tekan Laju Penularan Covid-19 di Bodebek



Menteri Sosial Juliari P Batubara menyebut bantuan sosial (bansos) berupa tunai (BLT) untuk penanganan virus corona dilakukan dengan cara transfer rekening bank BUMN, juga melalui kantor PT Pos Indonesia (Persero). BLT akan diberikan kepada 9 juta kepala keluarga.

"Untuk yang melalui kantor pos yang sedang berjalan diberikan kepada 1,8 juta kepala keluarga," ujarnya, mengutip Setkab, Minggu (10/5/2020).

Jumlah itu, kata Juliari, lebih banyak dari transfer rekening bank BUMN yang sebanyak 785 ribu kepala keluarga.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Bansos Corona Gubernur Jabar Ridwan Kamil Kemenko PMK PT Pos Indinesia Presiden Jokowi Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

Live Stream Bandung 132 TV

berita terkait

Bawaslu Jabar Klaim Pilkada 2020 Berjalan Sesuai Harapan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

JMN Channel

tag populer

unduh aplikasi