aqua

Duh.. Sempat Batal, Kini Jokowi Naikkan Iuran BPJS, Ini Rinciannya

Kenaikan iuran akan dilakukan secara bertahap

Presiden Jokowi. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Belum genap sebulan tepatnya 1 Mei 2020 iuran peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP), kembali mengacu pada Peraturan Presiden 82 tahun 2018 alias seperti sebelum ada kenaikan.

Rinciannya yaitu Rp 80.000 untuk kelas 1, Rp 51.000 untuk kelas 2 dan Rp 25.500 untuk kelas 3. Iuran kembali turun mengacu ke Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 7P/HUM/2020 yang menyatakan membatalkan Pasal 34 Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2019.

Baca Juga:

Gelar Safari Ramadhan, Anggota DPR RI Denny Jaya Abri Bagikan 1000 Paket Lebaran

Kiayi Maman Dipastikan Melenggang Lagi ke Senayan



Kini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikkan iuran BPJS Kesehatan untuk kelas I dan II. Adapun untuk kelas III baru akan naik pada 2021.

Hal itu tertuang dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Berikut ini kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang tertuang dalam Pasal 34, Rabu (13/5/2020):

Iuran Kelas I yaitu sebesar Rp 150 ribu per orang per bulan dibayar oleh Peserta PBPU dan Peserta BP atau pihak lain atas nama Peserta.
Halaman selanjutnya 1 2 3 4
Tags : BPJS Kesehatan Devisit Anggaran DPR RI Rumah Sakit Tunjangan Kesehatan Iuran BPJS Presiden Jokowi Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Komisi X DPR RI Menilai Persiapan UN di Purwakarta Cukup Baik

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi