aqua

Komunitas Pasien Cuci Darah Gugat Jokowi Lagi, Ini Sebabnya

Jokowi digugat ke Mahkamah Agung.

Ilustrasi pasien cuci darah. (Foto: hellosehat.com/shutterstock)

JABARNEWS | JAKARTA - Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) melayangkan protes atas kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Setelah Presiden Joko Widodo memutuskan iuran BPJS naik lagi, KPCDI pun bersiap kembali menggugat kebijakan Jokowi itu ke Mahkamah Agung (MA).

“Saat ini KPCDI sedang berdiskusi dengan Tim Pengacara dan menyusun materi gugatan,” kata Ketua Umum KPCDI Tony Samosir dalam keterangan resmi dilansir dari laman Tempo.co, Rabu (13/5/2020).



Sebelumnya, Presiden Jokowi kembali menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 64 tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Dalam aturan ini, pemerintah memutuskan menaikkan iuran peserta BPJS Kesehatan untuk kelas I dan II, sementara iuran kelas III akan naik pada 2021.

Padahal beberapa waktu lalu, MA telah menganulir kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Pihak penggugat saat itu tak lain adalah KPCDI.

Karena itu, kata Tony, KPCDI kembali menyayangkan sikap pemerintah yang telah menerbitkan peraturan tersebut di tengah pandemi Covid-19. Walau ada perubahan jumlah angka kenaikan, tapi masih dirasa memberatkan masyarakat. “Apalagi di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu saat ini,” kata dia.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Cuci Darah Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia Gugat Jokowi Jokowi Digugat Mahkamah Agung KPCDI BPJS Kesehatan Iuran BPJS Kesehatan Kenaikan Iuran Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi