aqua

MUI: Di Tengah Pandemi Masyarakat Tidak Boleh Salat Id Online

Salat itu masalah ibadah mahdhah, dogma, ada syarat dan rukun harus dipenuhi.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh. (Foto: BNPB)

JABARNEWS | BANDUNG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan masyarakat tidak boleh melaksanakan Salat Idul Fitri (Id) secara daring atau online karena kondisi pandemi virus corona (Covid-19). Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh mengatakan salat berjamaah secara daring tidak pernah diajarkan dalam syariat Islam.

"Salat online tidak ada. Salat itu masalah ibadah mahdhah, dogma, ada syarat dan rukun harus dipenuhi," kata Asrorun dilansir dari laman CNNIndonesia.com, Kamis (14/5/2020).

Baca Juga:

Sejumlah Lokasi di Cirebon Disemprot Disinfektan Pakai Tangki Gunner, Ini Kata Bupati

Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, Begini Kata Pakar Kesehatan



Asrorun mengatakan masyarakat tidak perlu salat Id online saat Lebaran nanti. MUI telah mengeluarkan fatwa umat Islam yang berada di wilayah terpapar corona dibolehkan melaksanakan Salat Id secara berjamaah di rumah masing-masing. Menurut Asrorun, yang terpenting dalam salat adalah keberadaan imam dan makmun dalam satu tempat yang sama.

"Salah satu syarat jamaah adalah ittihad majlis, jemaah itu berkumpul," tuturnya.

Dalam fatwa yang diterbitkan pada Rabu (13/5/2020), MUI mengatur secara khusus tata cara Salat Id di saat pandemi corona. Salat Id di rumah boleh dilaksanakan secara sendiri (munfarid) ataupun berjamaah. Salat Id berjamaah di rumah disarankan terdiri dari 1 orang imam dan 3 orang makmum. Jika jumlah tidak terpenuhi, maka Salat Id tetap diperbolehkan.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : MUI Majelis Ulama Indonesia Salat Id Salat Idul Fitri Salat Online Asrorun Niam Sholeh Pandemi Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Menko PMK: Keputusan Cuti Bersama Diumumkan Kamis

Pembelajaran Tatap Muka Harus Utamakan Keselamatan Siswa

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi