Live Stream Bandung 132 TV


Koreksi: Beras Yang Dikembalikan Pemkab Purwakarta Bukan Dari Pemrov, Tapi Dari Bulog

Ya, beras bantuan Kemensos untuk Kabupaten di Jawa Barat memang berasal dari Bulog.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta Asep Surya. (16/05/2020). (Foto: Red/Jabarnews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Ralat, Sumber beras taklayak konsumsi yang dikembalikan oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta ternyata berasal dari bulog. Bukan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hal ini diakui oleh Kepala Bulog Jawa Barat dan juga Kepala Dinas Sosial Kab. Purwakarta.

Bantuan beras ini berasal dari dana APBN di Kementerian Sosial RI yang dibeli dari Bulog. Bantuan beras ini dibagikan ke setiap kabupaten di Jawa Barat sebesar 100 ton per kabupaten. Dan pendistribusian di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Purwakarta, berasal dari Bulog Jawa Barat.

Baca Juga:

Rumah Sakit Mulai Kewalahan, Pemprov Jabar Rekrut Relawan Medis

Corona di Jabar Mengganas, Kini Giliran Sekda Jabar Terkonfirmasi Positif



"Ya, beras bantuan Kemensos untuk Kabupaten di Jawa Barat memang berasal dari Bulog," ucap Banhur, Kepala Bulog Jawa Barat melalui sambungan seluler dengan awak media, 16/05.

Pemberitaan sebelumnya, sebanyak 1 ton sample beras dari Bulog yang diperuntukan bagi 10.000 KK di 6 Kecamatan yang terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dikembalikan, pasalnya kualitas beras tersebut dianggap tidak layak konsumsi.

Sekda Purwakarta, Iyus Permana, memastikan beras tersebut bukan beras oplosan yang akan dibagikan kepada masyarakat, melainkan beras sample yang oleh pihaknya telah di rejeck.
Halaman selanjutnya 1 2 3
Tags : Beras Bulog Bantuan Pemprov Pemprov Jabar Bantuan Beras Beras Jelek Beras Berkutu Tidak Layak Pemkab Purwakarta DPRD Purwakarta Iyus Permana Ceceng Abdulqodir Bantuan Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

JMN Channel

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

tag populer

unduh aplikasi