aqua

Pilkada Mundur Lagi 2021 Jika Hal Ini Terjadi

KPU, sudah menyusun dua skenario baru yaitu menunda Pilkada pada Maret 2021 atau September 2021.

Ketua KPU, Arief Budiman. (Foto: Net)

JABARNEWS | BANDUNG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan Perppu Nomor 2/2020 untuk menunda Pilkada Serentak di 270 daerah, dari semula pencoblosan pada 23 September menjadi Desember 2020.

Ketua KPU, Arief Budiman, mengatakan pelaksanaan Pilkada akan sangat tergantung pada kondisi pandemi. Artinya, jika pandemi corona belum berakhir, maka Pilkada bisa ditunda lagi dari rencana Desember 2020.

Baca Juga:

Gus Menteri: Desa Inklusif Bentuk Perhatian Terhadap Kaum Disabilitas

Libur Natal dan Tahun Baru, Masyarakat Sudah Bisa Pesan Tiket KAI



KPU, sudah menyusun dua skenario baru yaitu menunda Pilkada pada Maret 2021 atau September 2021.

"KPU tak bisa perkirakan bencana ini akan selesai kapan, maka KPU keluarkan opsi berikutnya. Apabila tidak selesai dalam waktu yang kita perkirakan, maka diberi opsi dua: Maret 2021, kalau tak selesai juga, maka opsi kedua September 2021," ucap Arief Budiman dalam diskusi online Syarikat Islam (SI), Minggu (17/5/2020).

Arief menyebut, pertimbangan penundaan jadi Maret 2021 atau September 2021, salah satunya status tanggap darurat corona yang ditetapkan BNPB hingga 29 Mei. Dalam hal ini, Pilkada bulan Desember hanya bisa digelar jika status tanggap darurat dicabut 29 Mei.
Halaman selanjutnya 1 2
Tags : Pilkada 2020 Pilkada Diundur KPU RI Pandemi Covid-19 Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini Berita Lokal Berita Hiperlokal

berita terkait

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Masuk Zona Merah Covid-19, Purwakarta Kekurangan Ruang Isolasi

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi